you're reading...
Berita Sekolah

Mari Kita Bekerjasama!

ThumnailPendidikan budi pekerti (akhlak karimah) seharusnya menjadi prioritas dalam pendidikan anak. Sudah banyak kejadian, ketiadaan pendidikan budi pekerti membuat anak menjadi susah diatur dan tak memiliki tanggungjawab terhadap diri sendiri. Pendidikan budi pekerti tak hanya tanggungjawab sekolah, tapi juga orangtua. Bahkan, peran orangtua justru sangat menentukan. Pendidikan budi pekerti mestinya sudah diberikan orangtua sejak dini, sebelum anak masuk sekolah. Hal inilah yang menjadi sorotan kepala SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo), Drs. Sujito, M.Pd., saat memberikan pengarahan pada Sosialisasi Bimbingan Belajar (Bimbel) dan hasil Try Out di hadapan para orangtua siswa, di laboratorium IPA Sang Dewo, Rabu (6/11/2013).

Drs. Sujito, M.Pd., mengaku prihatin dengan perilaku yang ditunjukkan siswa-siswa selama ini. Menurut dia, banyak siswa tidak mengerti “unggah-ungguh.” Perilaku mereka bahkan menjurus pada perbuatan “mau seenaknya sendiri.” Dia mencontohkan, kurangnya kesadaran untuk belajar dan perilaku yang terbilang sedikit urakan, tak jarang dilakukan oleh mereka. Kondisi ini jelas mengundang keprihatinan sekolah. Meskipun sekolah sudah melakukan berbagai langkah-langkah pembinaan budi pekerti melalui kegiatan pembelajaran, tapi kalau tidak ada kerjasama yang baik dengan orangtua akan sia-sia.

Thumbnail-GendutSelain mendengar pengarahan dari kasek, para orangtua wali murid ini juga menerima bimbingan motivasi dari Wabid Kesiswaan Sang Dewo, Gendut, S.Pd. Dalam kesempatan itu, Gendut, S.Pd., menyampaikan pentingnya dorongan motivasi dalam membangun semangat belajar anak. Mengutip kata-kata bijak Bung Karno, “raihlah cita-citamu setinggi langit, jika jatuh kamu akan jatuh diantara bintang-bintang,” lelaki jebolan IKIP Surabaya (UNESA) ini, menyemangati para orangtua tersebut.

“Setidaknya dengan motivasi ini orangtua akan terketuk hatinya untuk sungguh-sungguh memperhatikan semangat belajar anaknya,” pungkas Gendut.

Patut dicatat, motivasi dan dorongan semangat yang diberikan orangtua sangat berarti bagi siswa. Namun, lebih dari itu, memberikan tambahan bekal pengetahuan melalui pendalaman materi, juga tak kalah pentingnya. Untuk itulah, menurut Fathurrahman, M.Pd.I, sekolah akan mengadakan bimbel sebagai menu tambahan belajar. Menurut mahasiswa program doktoral UIN Maliki ini, bimbel sangat diperlukan untuk membantu anak memenuhi kekurangan dalam pembelajaraan selama ini.

“Bimbel ini sangat penting dilakukan. Sebab, kita menyadari pembelajaran yang sudah ada memang butuh pendalaman lebih lanjut. Namun, materi bimbel yang diberikan ini hanya pada mapel yang diujikan dalam UN,” jelas lelaki lajang ini. (Dien)

Gendut-in-ActionOrangtua-siswa-2Orangtua-siswaP-Jito-Gendut-Rahman

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: