you're reading...
Berita Sekolah

Anugerah Guru Teladan di Hari Guru dan HUT PGRI 2012

“Di balik murid yang hebat ada guru hebat di belakangnya,” demikan kata bijak mengajarkan. Tentu, bukan hal berlebihan menyematkan penghargaan ini pada guru. Yakni guru yang benar-benar berjuang demi kesuksesan anak didiknya, berjuang tanpa pamrih, dan mengabdi tanpa tebang pilih. Tampaknya, ini disadari benar oleh civitas SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo). Kesadaran ini diwujudkan dalam bentuk memberikan penghargaan bagi guru teladan dan favorit pilihan siswa pada Upacara Hari Guru ke-19 dan HUT PGRI ke-67, Senin (26/11).

Upacara yang digelar di lapangan sekolah itu, melibatkan semua warga sekolah. Khusus upacara ini, yang berperan sebagai petugas upacara adalah para guru. Bertindak sebagai Inspektur upacara, Kepala Sang Dewo, Sudirwan, S.Pd; Komandan Upacara dijabat Heru Widiharto, S.Pd; Pembaca Teks UUD 1945, Sri Wahyuni, S.Pd; Pembawa Acara, Inayah Sudarwati; Pembawa Teks Pancasila, Drs. Wahono; Pengibar Bendera adalah Gendut, S.Pd., Mar’atun Kharidah, S.Pd., dan Yopi Abiyana Putra, M.PdI.; Pembaca Sejarah PGRI, Dra. Miftachur Rahmah; Derigen, M. Tantra Tanzil, S. Pd.; Pembaca Sambutan Ketua PGRI, Yudi Kurniawan, S.Pd.; dan Pembaca Doa, M. Fathurrahman, M.Pd.I. Sementara itu, komandan regu dijabat oleh masing-masing perwakilan kelas.

Dalam sambutan Mendikbud, yang dibacakan oleh Kepala Sang Dewo, Sudirwan, S.Pd,  Mendikbud mengamanatkan agar guru senantiasa mengasah kemampuan dan berupaya lebih untuk meningkatkan profesionalitas, karena guru memiliki peran sentral dan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Yaitu pendidikan yang mampu membangun karakter jujur, teguh dan rasa peduli guna mewujudkan manusia yang seutuhnya.

Peringatan HGN dan HUT PGRI ini, bisa menjadi sarana kontemplasi dan refleksi diri terhadap langkah panjang yang telah dilalui, khususnya terkait dengan cita-cita awal yang mendorong lahirnya HGN. Sebuah cita-cita yang saat itu dikobarkan dengan semangat kesediaan diri setiap insan guru Indonesia, untuk memberikan lebih dari kewajibannya dan menerima kurang dari hak-haknya. Guru yang mampu memberikan sumbangsih terbaik dalam pengabdiannya, setidaknya bagi siswa-siswanya. Di sinilah, pemberian penghargaan terhadap guru teladan dan favorit, hasil asli dari suara siswa, menemukan muaranya.

Pemberian tanda kasih kepada guru teladan dan favorit itu dilakukan sendiri oleh siswa.  Adapun, guru yang memperoleh penghargaan terhormat tahun 2012 ini, adalah Fathurrahman, M.Pd., guru PAI dan Waka Kurikulum Sang Dewo. Penentuan guru teladan dan favorit diperoleh dari kuis sederhana yang dilakukan oleh pengurus OSIS terhadap seluruh siswa Sang Dewo. Kriterianya cukup sederhana, yaitu: aktif, tidak sering terlambat masuk kelas, tidak sering meninggalkan jam pelajaran, memiliki sikap dan program yang membawa kemajuan bagi Sang Dewo, dapat memberi teladan baik dalam sikap dan perilaku, peduli terhadap permasalahan siswa, serta mampu memberikan perhatian dan  bimbingan terhadap siswa.

Bersyukur, upacara ini berjalan lancar dan sukses. Sebelum membubarkan diri guru membentuk barisan bersiap diri menerima jabat tangan dari semua siswa yang ingin mengucapkan “Selamat Hari Guru”, sambil diiringi pembacaan puisi dan lagu hymne guru, juga lagu terima kasih guru. Sementara itu, siswa membentuk barisan, satu-persatu siswa antri untuk memberikan ucapan selamat. Sungguh, sebuah momen yang begitu mengharukan.

Wahai guru, di pundakmu tertumpu beban dan tanggung jawab menyiapkan generasi terbaik bangsa. Guru yang hebat adalah guru yang mampu menginspirasi dan memotivasi anak didiknya menjadi insan mandiri. Selamat Hari Guru dan Ulang Tahun PGRI ke 67! Semakin tua usia, semoga akan semakin membawa keberkahan bagi kemajuan pendidikan bangsa dan negara. Amin. (Dien/Gendut)

Baca Sejarah PGRI di SINI

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

7 thoughts on “Anugerah Guru Teladan di Hari Guru dan HUT PGRI 2012

  1. DIRGAHAYU GURU INDONESIA … SELAMAT BERJUANG TUK MENCERDASKAN ANAK BANGSA N SLAMAT KPD BAPAK FATUR ROHMAN TLAH TERPILIH MENJADI GURU FAFORIT N TELADAN SMOGA BISA BERSEMANGAT LAGI BERKARYA BERSAMA SLURUH WARGA SMP DEWO TUK MENGHANTARKAN ANAK2 MERAIH PRESTASI N MEMILIKI KARAKTER YG MULIA DI PUNCAK TERTINGGI
    GURU YG PROFESIONAL … GURU BERMARTABAT , BERWIBAWA N SEJAHTERAH
    SMOGA PENGABDIAN KITA DIIRINGI DGN KE IKLASAN N MENDAPATKAN RAHMAT , TAUFIQ , HIDAYAH SERTA BAROKAH DARI ALLAH SWT AMIINN … YRA .
    HIDUP SANK DEWO SMOGA TETAP JAYA DI PUNCAK

    Posted by heru widiharto | 27/11/2012, 09:17
  2. Selamat dan sukses juga buat Pak Heru, juga untuk semua guru Sang Dewo. Bersama kita bisa! begitu kata Obama sebagai jargon politik yang terbukti memenangkan persaingan menjadi Presiden Amrik beberapa pekan lalu. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya!

    Posted by smpn2pagerwojo | 27/11/2012, 09:25
  3. Selamat berjuang ibu bapak guru smp pager wojo, jangan pernah putus asa mencerdaskan anak bangsa ini. semoga amal kebaikan bapak ibu semua mendapatkan imbalan yang pantas dihadapanNya. dengan keikhlasannya maka pintu surga akan menghadang ibu bapak-bapak guru di akherat nanti…hidup guru, tanpamu apalah artinya aq…

    Posted by agung nugroho | 27/11/2012, 09:44
  4. setiap tahun selalu ada refleksi tentang berbagai peristiwa.Terutama tentang milad….esesensi yang mendasar adalah bukan marak/ hingar bingar….. Sebuah pemikiran bahwa hari guru dimanfaatkan sebagai garis start untuk menyatukan guru sebagai satu komunitas…..sehingga tidak terkotak-kotak dalam berbagai wadah organisasi profesi (PGRI, IGI, FGI,)….Membayangkan guru mempunyai organisasi yang solid, tentunya pengurusnya harus independen….tidak terpengaruh pada pola kinerja birokrat..apalagi Partai Politik……
    INGAT…..Bahwa diperbolehkannya berdiri banyak wadah organisasi guru adalah untuk melemahkan kekuatan guru…..Guru Bersatulah…..
    Tentunya Si Kakak (PGRI) harus legawa untuk meleburkan diri….Hanya bermimpi Guru Punya Bargaining….

    Posted by sarastiono | 27/11/2012, 11:17
  5. Penting untuk disadari bahwa gejolak yang terjadi antar organisasi guru adalah dinamika pergerakan, seperti halnya orkestra yang menyenandungkan musik indah. Tergantung, bagaimana guru menyikapinya. Membina diri dengan kepribadian menawan sambil menyulam kepiawaian pembelajaran, adalah langkah bijaksana menuju martabat mulia sebagai guru. Selamat bermimpi, semoga menjadi kenyataan. Salam perjuangan guru Indonesia!

    Posted by smpn2pagerwojo | 27/11/2012, 12:15
  6. selamat untu sang dewo

    Posted by pak ndut | 29/11/2012, 12:24
  7. selamat berjuang sang dewo

    Posted by alumni | 07/12/2012, 18:25

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: