you're reading...
Zona Berita

“Sekolah Mengapung” Tenaga Surya, Brilian di Tengah Keterbatasan

Shidhulai Swanirvar Sangstha, sebuah organisasi nirlaba, telah berupaya menyediakan pendidikan bagi anak-anak usia sekolah dasar di Banglades. Usaha organisasi tersebut sering kali terhambat lantaran cuaca buruk dan banjir yang menenggelamkan sekolah-sekolah setempat.

Di beberapa wilayah, sekolah-sekolah di negara itu bahkan bisa terendam banjir selama tiga hingga empat bulan setiap tahun. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Shidhulai Swanirvar Sangstha mengembangkan konsep “sekolah mengapung” bertenaga matahari. Sekolah ini tetap dapat digunakan ketika banjir datang yang menghambat kegiatan belajar-mengajar.

“Sekolah mengapung” yang berbentuk perahu tersebut akan menjemput para siswanya dari pulau utama sebelum memulai kegiatan. Setiap perahu berfungsi sebagai kelas dan mampu menampung hingga 30 siswa.

Perahu tersebut bukan hanya memiliki ruangan kosong. Di dalamnya, juga terdapat laptop yang tersambung dengan internet, perpustakaan, dan sumber listrik. Segala keperluan pendidikan hingga kelas 4 sekolah dasar ada di tempat ini.

Tenaga matahari menjadi sumber listrik bagi komputer dan perlengkapan lainnya di “sekolah” ini. Panel-solar dipasang tepat di atas atap perahu.

Penggunaan solar panel tersebut memudahkan kegiatan belajar-mengajar sehingga setiap waktu anak-anak ini tetap dapat belajar. Sebagai bonus, anak-anak ini dapat membawa “obor” bertenaga matahari. Lampu tersebut dapat mereka gunakan untuk belajar di rumah, sampai mengerjakan jahitan untuk menambah keuangan keluarga.

Bagaimana soal biaya? Ternyata urusan ini pun simpel saja. Setiap keluarga hanya diminta membayar sedikit biaya bulanan untuk mengganti lampu tersebut.

Selain menjadi ruang kelas, perahu tersebut ternyata digunakan juga untuk pelatihan-pelatihan di bidang agrikultur, keuangan, kesehatan, kebersihan, dan nutrisi bagi orang tua siswa. Menurut artikel yang dilansir dalam Designboom.com, proyek ini dimulai pada 2002.

Sampai saat ini, proyek “sekolah mengambang” tersebut telah membantu 70.000 anak-anak. Proyek ini juga telah memenangkan World Innovation Summit for Education (WISE) 2012.

Pembiayaan untuk proyek ini juga tergolong sederhana dan tidak mengada-ada. Mereka memanfaatkan hasil panen, penangkapan ikan, serta konversi lampu minyak tanah ke tenaga matahari. (Kompas. OL)

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: