you're reading...
Zona Berita

Mendikbud: Cemas Menghadapi UN Itu Baik

Ujian Nasional (UN) kerap dianggap sebagai momok bagi para siswa. Tak jarang yang gagal hanya karena terlalu cemas saat hendak menghadapi UN.

Perasaan cemas yang dialami siswa menjelang UN justru menyebabkan siswa terdorong untuk belajar dan usaha
— Muhammad Nuh

Desakan untuk mengakhiri UN karena dianggap bukan cara evaluasi yang tepat dan malah mengganggu mental anak masih terus ada.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa dengan adanya UN justru anak-anak ini lebih termotivasi untuk belajar dan berusaha agar mendapat nilai yang maksimal supaya dapat lulus dari sekolah.

“Perasaan cemas yang dialami siswa menjelang UN justru menyebabkan siswa terdorong untuk belajar dan usaha,” kata Nuh, saat jumpa pers penyelenggaraan UN 2013, di Gedung A Kemendikbud, Kamis (11/10/2012).

Ia menjelaskan bahwa cemas yang dimaksud adalah kondisi mental individu yang terjadi karena adanya tantangan, tekanan dan tuntutan untuk mencari suatu tujuan tertentu.

Berdasarkan penelitian, sebanyak 79,1 persen siswa mengaku UN mendorong belajar dan 78,4 persen mengaku cemas.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil studi dari tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2007 dan tim Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2009 juga memaparkan bahwa UN membuat siswa lebih semangat belajar, guru lebih giat mengajar, dan orang tua lebih memperhatikan kualitas belajar anak.

“Sekarang bagaimana bisa tahu kemampuan anak, jika usaha yang dikeluarkan tidak penuh,” ujar Nuh. “Anak-anak akan berusaha keras kalau ada konsekuensi. Untuk itu, konsekuensinya ini kelulusan. Mereka pasti akan maksimal,” tandasnya.

Seperti diketahui, salah satu tujuan UN berdasarkan PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan UN sebagai penentu kelulusan peserta didik dari program dan atau satuan pendidikan. Tidak hanya itu, UN juga sebagai alat untuk pemetaan mutu progran dan atau satuan pendidikan. {KOMPAS.com}

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: