you're reading...
Berita Sekolah

Cinta dalam Sepotong Tumpeng

Torehan Tinta Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw

Ada banyak cara dilakukan orang untuk mengekspresikan rasa cintanya. Wujudnya bisa beragam sesuai dengan imaginasi dan kreasi masing-masing. Hal ini, sah-sah saja dilakukan asal tidak keluar dari koridor agama dan norma yang ada. Tak terkecuali, mengungkapkan rasa cinta itu dalam sepotong tumpeng. Inilah yang dilakukan oleh siswa SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo) saat mengikuti lomba tumpeng yang diadakan sekolah untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad saw 1433 Hijriyah beberapa waktu lalu,  Sabtu (4/2/2012)

Unjuk kebolehan membuat tumpeng dan menghiasinya dengan beragam olahan makanan yang menarik menjadi penilaian penting dalam lomba tumpeng ini. Ada 6 tim perwakilan dari masing-masing kelas mulai VII, VIII dan IX yang ikut memeriahkan lomba ini. Ke-enam tim ini akan berlomba untuk mendapatkan posisi sebagai juara 1, 2 dan 3. Bertindak sebagai dewan juri adalah Drs. Mashadi, M.Pd (Kepala Sang Dewo), M. Fathurrahman, M.Pd.I (Waka Kurikulum), Yopi Abiyana Putra, M.Pd.I (Waka. Kesiswaan) dan Winarti (Kepala Admisi Sang Dewo). Melalui pertimbangan yang cukup mendalam, akhirnya dewan juri memutuskan bahwa yang berhak menempati juara 1 adalah kelas IX A, diikuti juara 2 dan 3 secara berurut adalah kelas VII B dan IX B.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini memang difokuskan hanya pada satu kegiatan saja yaitu lomba tumpeng. Memang berbeda dari tahun sebelumnya yang menampilkan banyak varian lomba seperti pidato, cerdas cermat dan tartil Qur’an. Namun, meski hanya mengadakan satu lomba saja, kegiatan ini juga tak kalah semarak dengan pelaksanaan peringatan maulid pada tahun-tahun sebelumnya. Lomba tumpeng ini ternyata mampu menarik minat dan antusiasme para siswa. Mereka juga memberikan dukungan terhadap tim masing-masing dengan berbagai macam cara, material ataupun spiritual.

Kegiatan ini sengaja digelar untuk memberikan nuansa yang berbeda dalam peringatan Maulid Nabi. Untuk kali ini, Lomba Tumpeng menjadi satu-satunya pilihan. Salah satu alasannya, peringatan maulid nabi sudah semestinya dirayakan dengan sukaria dan bergembira. Karena kelahiran Nabi Muhammad saw di dunia merupakan anugerah Allah yang luar biasa bagi manusia. Oleh karenanya, kegiatan ini menjadi begitu penting dan berharga,  tidak hanya bagi siswa tapi juga para guru, staf dan karyawan Sang Dewo.

Menurut M. Fathurrahman, M.Pd.I, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin Sang Dewo. Ia berharap tahun depan dapat kembali mengadakan kegiatan Maulid Nabi dengan jauh lebih baik dan meriah.

“Saya berharap tahun depan, kegiatan Maulid semakin kreatif dengan varian kegiatan lomba yang dapat menampung lebih banyak lagi peserta,” pungkas guru agama Sang Dewo ini.

Ungkapan senada disampaikan oleh Miswandi, S.Pd (Wakasek) yang sempat mencicipi kenikmatan masakan siswa Sang Dewo.

“Tahun depan kita berharap dapat mengadakan kegiatan lomba memperingati Maulid Nabi yang jauh lebih baik dalam segi varian lomba maupun isinya. Tidak hanya sekadar senang-senang namun lebih mengarah pada lomba yang akan mengeksplorasi nilai kepribadian dan behavioristik siswa,” tutur bapak dua anak yang tengah berharap dapat lolos sertifikasi guru tahun ini. (Dien)

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

2 thoughts on “Cinta dalam Sepotong Tumpeng

  1. mr wahyudin is the best..hahahahaha..sebagai orang pagerwojo saya sangat berterima kasih

    Posted by febri | 24/02/2012, 09:47

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: