you're reading...
Liputan

Guru Tak Boleh Steril dari Kebutuhan Masyarakat

“Guru tak boleh steril dari kebutuhan masyarakat,” demikian ungkap Kadindik Kabupaten Tulungagung, Drs. Bambang Setyo Sukardjono, MEP, saat berbicara di hadapan para peserta yang hadir pada acara Pelantikan Pengurus Ranting PGRI se-Kecamatan Pagerwojo, Pembinaan Tenaga Kependidikan dan Organisasi, sekaligus pelepasan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Pagerwojo,  yang digelar di Hall Swalloh, kawasan wisata Waduk Wonorejo, Sabtu lalu (29/10/2011). 

Dalam kesempatan itu pula, dalam sambutannya Kadindik menekankan akan pentingnya pengembangan Kurikulum Pendidikan (baca: KTSP) yang mengakomodasi kebutuhan sosial masyarakat dan kebutuhan pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai budaya dan karakter daerah setempat. Ia juga menambahkan kondisi dan letak geografis daerah yang berada di kawasan pegunungan bukan menjadi alasan guru untuk mangkir dari tugas dan tanggung jawabnya. Sebaliknya, ini merupakan jalan untuk membuktikan loyalitas dan dedikasinya terhadap dunia pendidikan yang diampunya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung, Drs. Suharno, MM, dalam sambutannya mengatakan tugas guru tidak hanya sekadar mengajar, pukul 7 masuk pukul 12 pulang. Selain itu, ia juga harus bisa memberikan pelatihan kepada siswa diluar jam mengajar itu. Ia menyontohkan kemahiran siswa-siswi gabungan dari SD Penjor, Segawe dan Gambiran saat berkarawitan dan memainkan sejumlah alat musik seperti gamelan, gending serta tetabuhan lainnya, juga demikian kompaknya paduan suara siswa SMP Negeri 2 Pagerwojo dalam menyanyikan sejumlah lagu nasional dan daerah sambil diiringi music ensamble recorder, merupakan bukti nyata akan tugas-tugas itu.

“Saya yakin ini adalah hasil dari sebuah kerja keras dan pelatihan intensif yang dibidani oleh para guru, bukan sekadar sim salabim abra kadabra,” tegas Suharno, disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Senada dengan pernyataan Ketua PGRI, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Drs. Bambang Setyo Sukardjono, MEP, juga menyatakan apa yang ditampilkan oleh siswa SD dan SMP itu merupakan hal yang luar biasa. Kadindik tak mampu menyembunyikan kekagumannya, beberapa kali ia tampak memberikan aplaus saat menyaksikan tampilan menarik dari Grup Karawitan dan Paduan Suara dari siswa-siswi tersebut

Selain Kadindik Drs. Bambang Setyo Sukardjono, MEP, dan Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung, Drs. Suharno, M.M, tampak hadir pula di deretan tamu undangan, Drs. Untung, M.Sn, Budayawan pencipta lagu Tulungagung Guyub Rukun, yang juga dosen ISI Yogyakarta, Dra. Siti Fatonah, M.Si, mantan Kepala UPT Dinas Pendidikan Pagerwojo, Drs. Suharnoko, Kepala UPT Dinas Pendidikan Pagerwojo yang baru, kepala SD, SMP, dan SMK se-Kecamatan Pagerwojo, Kapolsek Pagerwojo, Danramil Pagerwojo serta jajaran Muspika lainnya.

Sebelum pelantikan, seluruh peserta yang hadir mengucapkan secara bersama-sama Ikrar Guru yang dipandu-bacakan oleh Gendut, S.Pd, Ketua PGRI Ranting SMP Negeri 2 Pagerwojo (sang Dewo), yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta. Di kesempatan ini pula, Paduan Suara PGRI Pagerwojo tampil menyanyikan beberapa lagu Nasional dan Hymne PGRI secara apik dan ritmis. Seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir tampak antusias dan khidmat mendengarkan lagu-lagu ini.

Puncak dari acara ini adalah pelantikan Pengurus PGRI di 18 ranting wilayah kerja Kecamatan Pagerwojo.  Ketua PGRI cabang Pagerwojo, Drs. Sutono, MPd, melantik Pengurus PGRI di 18 Ranting ini, yaitu: SMKN 1 Pagerwojo, SMPN 1 Pagerwojo, SMPN 2 Pagerwojo, SMPN 3 Pagerwojo, SMPN 4 Pagerwojo, Mulyosari, Pagerwojo, Samar, Penjor, Segawe, Taman Kanak-Kanak, Wonorejo, UPT Dinas Pendidikan, Gambiran, Kedungcangkring, Kradinan, Gondanggunung, dan Sido Mulyo.

Pada sesi acara pelepasan, Kepala UPT Dinas Pendidikan Pagerwojo yang lama, Dra. Siti Fatonah, M.Si berpesan kepada Kepala UPT Dinas Pendidikan yang baru, Drs. Suharnoko, jika ada acara apa saja yang diadakan oleh PGRI, jangan lupa untuk memberi kabar meski ia sudah tidak menjabat lagi. Ia berjanji akan menyempatkan diri untuk hadir.

“Pagerwojo sudah menjadi bagian dari hidup saya. Banyak kenangan baik yang sulit saya lupakan saat menjabat sebagai kepala UPT disini, dan saya bangga dengan itu semua,” ucap wanita yang masih terlihat cantik diusianya yang sudah tidak muda lagi ini. Kelopak matanya terlihat berkaca-kaca saat menyampaikan pesan ini.

Selamat Jalan Ibu Siti Fatonah, terima kasih atas segala pengabdian Anda selama ini. Semoga keberkahan hidup senantiasa menyertai Anda sekeluarga.

 

Tangan-tangan Dingin di Balik Layar

Sungguh tak elok, menafikan siapa yang berada di balik layar atas penampilan ciamik siswa-siswa SD dan SMP saat tampil pada acara Pelantikan Pengurus Ranting PGRI Kecamatan Pagerwojo itu. Tak dapat dipungkiri ada tangan-tangan dingin yang bekerja kreatif meramu semua tampilan ini. Mereka bekerja tanpa lelah memberikan bimbingan dan pelatihan terhadap sisiwa-siswanya. Bahkan merasa tak cukup dengan kadar latihan yang ada, mereka menambah lagi porsi latihan diluar jam-jam latihan biasanya.

“Kita kadang menggunakan waktu libur sekolah, untuk latihan dan mematangkan tampilan,” Ujar Eva Agustina, Staf TU SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo), pelatih Tari Erang-erang yang tampil menarik pada saat Pra Acara Pelantikan.

“Memang melelahkan, namun hasilnya sangat memuaskan. Saya bangga dengan penampilan anak-anak tadi,” tutur wanita yang masih lajang ini, menambahkan.

Drs. Mashadi, M.Pd, Kepala Sang Dewo, jauh-jauh hari sudah menugaskan kepada guru dan karyawan yang diberi amanah untuk melatih siswa-siswa yang akan tampil di acara Pelantikan  Pengurus Ranting PGRI tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Saya sudah memberikan arahan kepada rekan-rekan guru dan karyawan yang diberi tugas melatih ini, untuk mengawal ketat siswa selama proses latihan. Lebih baik berpayah-payah dalam latihan daripada banjir airmata saat pelaksanaan acara karena tampil tidak baik,” ujar kepala sekolah yang tetap energik diusianya yang sudah kepala lima ini.

Tampilan Grup Karawitan gabungan siswa SD Penjor, Segawe dan Gambiran yang memukau itu, juga tak lepas dari polesan tangan-tangan mahir di belakangnya. Mereka adalah para guru yang memiliki perhatian mendalam terhadap seni dan budaya. Para guru ini tergabung dalam Gugus 4 KKG (Kelompok Kerja Guru) Kecamatan Pagerwojo.

Sangat Memukau, itu adalah ungkapan kekaguman dari rata-rata peserta yang hadir pada acara pelantikan. Bagaimana tidak, siswa-siswa SD itu mampu menampilkan permainan yang apik bak pemain karawitan yang piawai. Siswa-siswi ini dengan terampil memainkan alat-alat karawitan  mulai dari gamelan, gending dan tetabuhan lain secara apik diiringi lengkingan merdu suara sinden kecil mereka. Perasaan kagum itu semakin lengkap saat Grup Paduan Suara dan Ensamble Recorder SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo) juga tampil sangat memikat berduet dengan Iko Dewa Novianto, siswa Kelas 3 SD Negeri 2 Kradinan, menyanyikan lagu “Jasa Guru”.

“Sungguh di luar dugaan mereka tampil sangat bagus. Arahan dan motivasi yang kita berikan saat latihan sepertinya membekas dalam benak mereka” ungkap M. Tantra Tanzil, S.Pd, Guru Seni Budaya Sang Dewo yang melatih Tim Paduan Suara dan Ensamble ini.

Drs. Suharnoko, Kepala UPT Dinas Pendidikan Pagerwojo, mengatakan bahwa kerjasama yang diterjalin antara guru (PGRI) dengan UPT Dinas Pendidikan Pagerwojo sangat kompak, sehingga setiap acara yang diadakan selalu berjalan dengan sukses.

“Kita harus terus mengeratkan kerjasama ini. Dengan kerjasama yang baik itu, saya kira tak ada suatu pekerjaan apapun yang tak bisa kita kerjakan,” pungkasnya.

Benar sekali, tanpa kerjasama yang baik dari seluruh anggota PGRI, hasil baik pun sangat sulit didapatkan. Selamat atas Pelantikan Pengurus Ranting PGRI Kecamatan Pagerwojo Masa Kerja 2011-2016. Sebuah lembaran baru akan Anda jelang. Ayo singsingkan lengan baju, berjuang bersama demi meraih masa depan pendidikan yang jauh lebih baik di negeri ini. Anda bukan sekadar “Agent of Change” tapi adalah “Principle of Change” yang memiliki andil besar dalam perubahan paradigma pendidikan yang lebih berkarakter dan manusiawi. Bravo PGRI! (Dien/Tantra)

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

One thought on “Guru Tak Boleh Steril dari Kebutuhan Masyarakat

  1. selamat pak tono ,atas kepemimpinan jenengan , acaranya bisa berjalan dgn lancar n sukses.
    selamat bekerja untuk para terlantik … smoga ke depan pgri makin solit n kompak lagi , bravo pgri pagerwojo

    Posted by heru widiharto | 10/11/2011, 06:03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: