you're reading...
Berita Sekolah

Berdayakan Siswa dan Warga Sekolah, Sang Dewo Kembangkan Tanaman Hortikultura

Pagi sekali, Sutanto (Pesuruh Sekolah) tampak sibuk menyirami tanaman hijau di depannya. Sesekali bapak satu anak ini, seperti tertegun lama memperhatikan satu demi satu tanaman hijau itu, sambil sesekali menyingkirkan ulat nakal yang asyik menggerogoti salah satu daunnya. Meski tampak hijau dan segar, namun tanaman ini tak luput juga dari incaran serangga, seperti ulat daun. Karenanya, perawatan yang rutin dengan memperhatikan pola dan siklus hama menjadi sesuatu yang amat penting yang tak boleh diabaikan.

Tanaman hijau ini tampak menghiasi sebagian halaman kantor dan salah satu area kelas bawah di SMP Negeri 2 Pagerwojo (Sang Dewo), Tulungagung. Sekolah gunung yang lazim disebut Sang Dewo ini, tengah berbenah dan ingin menempatkan dirinya sebagai sekolah kebun yang memberdayakan tanaman hijau yang memiliki nilai komoditi.

Inilah pemandangan yang barangkali membuat seorang sedikit pangling dengan lingkungan Sang Dewo, saat ini. Pola budidaya tanaman hijau inilah yang akhir-akhir ini sedang dikembangkan di Sang Dewo. Budidaya tanaman hijau dengan memanfaatkan sedikit tempat dengan pola bersusun diletakkan diatas rak-rak yang terbuat dari kayu dan bambu itu dikenal dengan istilah hortikultura. Beberapa tanaman hijau yang dibudidayakan itu diantaranya adalah terong ungu, terong hijau, bawang daun, sawi australi, kubis Jepang dan cabe/lombok. Bahkan ada diantaranya yang tampak sudah berbuah seperti terong dan cabe.

Terinspirasi dari pola sama yang dikembangkan di halaman Koramil Pagerwojo, Drs. Mashadi, M.Pd, kepala Sang Dewo, berusaha mewujudkan budidaya tanaman hijau ini di lingkungan sekolahnya. Setelah melalui perbincangan berantai dengan seluruh warga sekolah tak terkecuali komite sekolah, gagasan budidaya tanaman hortikultura ini pun mendapatkan sambutan yang positif.

“Kita ingin mengembangkan sekolah yang berwawasan hijau, natural dan fresh. Budidaya tanaman hortikultura ini selain menambah kesegaran dan hijaunya lingkungan sekolah, juga memiliki nilai komoditas yang cukup berarti,” ungkap Drs. Mashadi, M.Pd.

Kepala sekolah yang enerjik ini juga menambahkan tanaman hijau ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi anak didiknya dan warga sekolah untuk menghargai dan melestarikan alam sekitarnya. Terlebih lagi sebelumnya, telah ada mata pelajaran PLH (Pelestarian Lingkungan Hidup) yang sejalan dengan program budidaya tanaman hortikultura ini. Yang jelas, ini merupakan langkah cerdas yang layak mendapatkan apresiasi baik. Salut buat Sang Dewo, teruslah berinovasi dan ciptakanlah prestasi! (Dien)

About smpn2pagerwojo

Blog SMP Negeri 2 Pagerwojo, Tulungagung

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Banner


%d blogger menyukai ini: